indosiar.com, Jakarta - (Jumat, 04.11.2011) Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Jakarta dan siswi SMA di Tangerang hingga saat ini belum jelas diketahui keberadaannya. Kedua gadis ini juga dilaporkan kabur dari rumahnya oleh orangtuanya masing-masing.
Samsudin datang ke Mapolsek Metro Ciputat Tangerang Selatan guna melaporkan kasus kehilangan putrinya Dwi Oktaviani. Dwi adalah mahasiswi jurusan ilmu perpustakaan, fakultas adab dan humanoria UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dwi dilaporkan menghilang sejak 31 Oktober lalu.
Menurut ayahnya, Dwi menghilang saat ditinggal sendiri di rumahnya di Kerta Mukti Ciputat Timur. Ia menduga Dwi dibawa lari pacarnya, Suhendar. Karena sebelum menghilang, ia dan istrinya sempat memarahi anaknya karena sikapnya berubah sejak berhubungan dengan pria itu. Anaknya juga meninggalkan secarik surat yang menyatakan dirinya sudah tidak kerasan lagi tinggal di rumah. Ponsel Dwi juga sudah tidak aktif ketika dihubungi.
Di Kota Tangerang, Luki dan Maryani juga melaporkan kehilangan anaknya ke Polres Metro Tangerang Kota. Anaknya Mirna Maryana, siswi kelas 2 SMU Negeri 15 Kota Tangerang dilaporkan menghilang sejak hari Minggu lalu. Hingga kini keberadaanya tidak diketahui. Terakhir, Mirna pamit kepada orangtuanya untuk mengikuti les teater di sekolahnya. Menurut orangtuanya, Mirna sempat mengirim sms ke ponsel ayahnya yang mengabarkan kepergiannya ke salah satu teman sekolahnya. Namun kemudian setelah ditelepon ponsel Mirna sudah tidak aktif.
Menurut ibunya, Mirna dikenal sebagai gadis pendiam dan tertutup. Ia lebih sering berinteraksi di jejaring sosial Facebook. Orangtuanya menduga Mirna menghilang bersama seseorang yang dikenalnya melalui jejaring itu. (Dedi Irawan/Mas\'ud Ibnu Syamsuri/Sup)