indosiar.com, Jember - Dibantu warga, tim SAR dan aparat kepolisian Resor Jember kemarin siang berupaya mengevakuasi jasad penggali sumur bernama Saebah, warga Desa Sukowiryo Jebluk. Tubuh korban terbujur kaku dan terbenam didasar sumur milik Muhtinah, warga Jalan Nusa Indah, Kelurahan Patrang. Minimnya peralatan dan rendahnya kadar oksigen didalam sumur, membuat proses evakuasi tubuh korban berlangsung lama. Korban baru berhasil dievakuasi dua jam kemudian dengan bantuan tali tambang.
Beberapa jam sebelumnya, tim penolong juga berhasil mengevakuasi jasad seorang korban lainnya Sutoyo. Meski saat diangkat masih bernapas, namun Sutoyo meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Insiden ini terjadi saat kedua korban menguras sumur sedalam 8 meter tersebut. Sutoyo yang berada didasar sumur tiba-tiba berteriak minta tolong lantaran kehabisan napas. Mendengar teriakan, Saebah bermaksud menolong dengan ikut masuk kedalam sumur. Dibantu warga, jasad Sutoyo akhirnya berhasil dievakuasi, sayangnya, Saebah yang masih berada didasar sumur justru mengalami hal serupa dan akhirnya tewas.
Kasus ini kini ditangani aparat kepolisian Sektor Patrang. (Tommy Iskandar/Sup)