indosiar.com, Jakarta - Dua kelompok massa terlibat bentrok di Jalan Pinang Raya Kebayoran. Kedua kelompok massa saling serang menggunakan batu dan senjata tajam. Menurut warga sekitar tawuran dipicu persoalan perebutan wilayah antara kedua kelompok preman ini. Salah satu kelompok mencabuti bendera kelompok lainnya, sehingga memicu bentrokan.
Polisi sempat kesulitan menghentikan aksi tawuran. Aksi tawuran baru berhenti setelah polisi bertindak tegas dengan melepaskan tembakan gas air mata. Pasca bentrokan polisi berpakaian preman dan Brimob Polda Metro Jaya, melakukan sweeping untuk mencari senjata tajam dan pelaku tawuran. Dua orang yang bersembunyi di rumah warga dan atap rumah, erpaksa di amankan petugas.
Petugas juga mengamankan delapan orang dalam kondisi mengalami luka cukup parah. Sejumlah senjata tajam, ketapel, anak panah serta botol juga turut diamankan dari tangan pelaku yang terlibat bentrokan.
Akibat bentrokan, sebuah mobil yang terparkir di jalan, menjadi sasaran amuk massa dan mengalami rusak parah.
Hingga siang ratusan personel Brimob Polda Metro Jaya dan sejumlah petugas dari Samapta Polres Metro Jakarta Selatan, masih berjaga-jaga di lokasi kejadian. (Mohamad Subadri Arifqi/Sup)