HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Tawuran Pelajar

Direncanakan Melalui Jejaring Sosial Facebook





indosiar.com, Jakarta
- (Jumat, 02.12.2011) Aksi tawuran pelajar yang selama ini marak ternyata tidak terjadi begitu saja. Melainkan sudah direncanakan melalui dunia maya. Seperti aksi tawuran yang menewaskan seorang siswa STM Budut Jakarta beberapa waktu lalu. Pelaku pengeroyokan mengaku sebelum tawuran di lapangan mereka telah terlibat perang di jejaring sosial facebook.

Siswa STM Budut, Jakarta ini melarikan diri melihat puluhan polisi hendak menangkap mereka. Polisi dari Polsek Tanjung Duren akhirnya dapat membekuk mereka. Polisi membawanya ke Mapolsek Tanjung Duren guna dimintai keterangannya. Diduga para pelajar ini akan melakukan aksi tawuran sebagai balas dendam atas siswa sekolah seteru mereka yakni siswa STM Kebon Jeruk atau Bonjer. Tidak hanya siswa aktif sekolah, ada alumni sekolah itu yang tertangkap tangan membawa senjata.

Rencana aksi balas dendam siswa STM Budut ini diduga terkait dengan penangkapan dua pelaku pembacokan. Pelaku adalah alumni STM Bina Siswa dan STM Tri Arga 2 Kebon Jeruk. Polisi menangkap mereka di Bogor, Jawa Barat.

Aksi penyerangan yang menewaskan Hendriawan, siswa STM Budut ternyata dilatarbelakangi perang antar kelompok siswa disitus jejaring sosial facebook. Dua kelompok pelajar ini telah membentuk grup di facebook dengan nama persatuan tawuran pelajar Indonesia.

Masing-masing kelompok menunjukkan kehebatannya dengan melakukan cyber war di akun tersebut. Grup persatuan tawuran pelajar Indonesia dalam situs jejaring sosial facebook ini sudah memiliki anggota sebanyak 10 ribu orang lebih. Anggotanya kebanyakan merupakan pelajar dari berbagai SMA.

Hendriawan, siswa STM Budut tewas di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat November lalu akibat mengalami luka setelah dikeroyok sejumlah siswa sekolah lainnya. Hendrian bersama dua rekannya diserang sekitar 20 an orang saat menumpang Kopaja dikawasan Roxi, Jakarta. Hendriawan tewas akibat luka bacokan, sedangkan dua orang temannya mengalami luka ringan. (Abdul Haris/Jayadi/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
13-Feb-2012 15:12:51 WIB by roby
robbyy

 

Nama:
Email:
Security Code: