indosiar.com, Cianjur - Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari seorang bocah yang tenggelam akibat rakit yang ditumpanginya terbalik di perairan danau Cirata, Cianjur, Jawa Barat akhirnya ditemukan tim PMI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang dibantu warga sekitar dalam keadaan tewas. Kedatangan jasad korban ke rumah duka disambut isak tangis keluarga, bahkan saat korban dikebumikan tiga kakak korban langsung pingsan.
Jasad korban Muhammad Fajar Sidik (15 tahun), yang tenggelam di Danau Cirata, Calincing, Cianjur, Jawa Barat pada hari Minggu lalu kemarin ditemukan sudah membengkak dan membusuk.
Tim dari PMI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebelumnya kesulitan mencari korban, karena kondisi dasar danau yang berlumpur dan hanya tersedia peralatan sederhana. Korban tenggelam saat naik rakit bersama dua orang temannya yang berhasil menyelamatkan diri. Saat itu mereka hendak menyeberang ke kebun coklat yang ada di tengah danau untuk makan bersama menjelang datangnya bulan suci ramadhan.
Kepergian korban untuk selama-lamanya membuat tiga kakaknya sangat berduka. Bahkan dua kakak perempuan korban langsung pingsan. Sementara ibu korban yang bekerja sebagai TKW masih dalam perjalanan pulang dari Arab Saudi. Jasad korban kemudian disemayamkan di sholatkan disebuah masjid dekat rumahnya di Kampung Cibanteng, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang.
Jasad korban kemudian dikebumikan di pemakaman umum setempat, namun kakak korban yang mengikuti proses pemakaman kembali pingsan hingga terpaksa digotong warga. (Erin Darussalam/Sup)