indosiar.com, Semarang - Seorang gadis pembantu rumah tangga (PRT) yang masih dibawah umur, ditemukan tewas dirumah majikan tempatnya bekerja di Jalan Batar Selatan Pekunden, Semarang. Korban diketahui tewas didalam kamarnya yang terkunci, meski tak menemukan luka mencurigakan. Polisi masih belum berani menyimpulkan, apa penyebab kematian gadis belia tersebut.
Wanita itu berupaya mengusir wartawan karena merasa terusik. Saat sejumlah wartawan mencari informasi tentang kejadian tewasnya Ipah, seorang pembantu rumah tangga yang bekerja dirumah tersebut. Setelah ditenangkan polisi, wanita yang mengaku bukan kerabat pemilik rumah ini akhirnya kembali masuk ke dalam rumah.
Wanita tersebut diperkirakan enggan, dirinya dikait - kaitkan dengan peristiwa tewasnya Ipah yang mayatnya ditemukan terkunci didalam kamar tidurnya dirumah majikannya tempatnya ia bekerja itu. Mayat Ipah ditemukan Sumiah, yang juga bekerja sebagai pembantu dirumah tersebut.
Meski dari hasil pemeriksaan jenazah tak ditemukan luka mencurigakan bekas penganiayaan, polisi belum berani menyimpulkan apa penyebabnya kematian gadis asal Kali Bawang, Wonosobo tersebut. Untuk kepentingan penyelidikan jenazah dikirim ke kamar mayat RS Dr Karyadi Semarang.
Sejumlah saksi langsung diperiksa terkait peristiwa ini termasuk majikan korban. Polisi juga tengah menyelusuri adanya dugaan pelanggaran Undang - Undang Tenaga Kerja, mengingat usia korban masih dibawah umur hingga semestinya tak boleh diperkerjakan sebagai pembantu rumah tangga. (Agus Hermanto/Dv).