indosiar.com, Semarang - (Jumat:27/01/2012) Kawanan perampok bersenjata api Kamis malam beraksi di rumah salah seorang pengusaha minyak goreng di Jalan S. Parman, Semarang. Perampok yang mengincar uang didalam mobil menembak pengusaha itu, saat korban hendak turun dari mobil. Selain menembak pemilik rumah, perampok juga menembak pembantu rumah tangga yang baru saja ke luar membukakan pintu. Perampok kabur berboncengan sepeda motor setelah merampas tas milik korban yang ternyata hanya berisi blanko tagihan kosong.
Peristiwa perampokan bersenjata api yang dilakukan dua pria tak dikenal terjadi Kamis malam di sebuah rumah di jalan S. Parman, no 35 Semarang. Korban dari kebrutalan perampok bersenjata api ini adalah Viona, pengusaha minyak goreng dan Aisah pembantunya.
Viona dan Aisah pembantunya mengalami luka tembak dalam peristiwa ini. Aksi perampokan terjadi saat Viona hendak masuk ke dalam rumah. Secara tiba tiba tanpa diketahuinya dia dihampiri oleh dua orang perampok, yang salah satunya nekad membuka pintu tengah mobil yang dinaiki korband an langsung melepaskan tembakan.
Perampok juga sempat mengarahkan tembakan ke sopir korban, namun meleset. Setelah berhasil menembak korban, pelaku pun merebut dan membawa tas yang dibawa korban dengan mengendarai sepeda motor.
Beruntung, tas korban hanya berisi blangko tagihan kosong. Kedua korban luka tembak semalam langsung dilarikan ke rumah sakit, Elisabeth Semarang, karena menderita luka cukup serius. Bahkan korban Viona hingga kini masih dirawat di ruangan ICCU.
Petugas polwiltabes Semarang yang menyelidiki kasus ini mengamankan proyektil peluru yang diduga berasal dari senjata api rakitan. Polisi memperkirakan, seluruh pelaku yang berakri dalam aksi perampokan ini berjumlah 5 orang. Mereka diduga telah membuntuti korban dari tempatnya bekerja, hingga ke rumah.(Agus Hermanto/Her)