HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Ditemukan Dalam Satu Kamar

Dua Pasang Suami Isteri Tewas Dalam Kamar Hotel



indosiar.com, Sidoarjo - Dua pasangan suami isteri Kamis (2/4/09) sore, ditemukan tewas disebuah hotel dekat kawasan Terminal Bungur Asih. Tewasnya 4 korban diketahui saat petugas hotel membuka paksa pintu kamar, karena sudah melebihi waktu jam keluar atau check out hotel. Polisi masih menyelidiki sebab kematian, karena semua korban mulutnya berbusa. Sementara anak dari salah satu pasangan suami isteri itu ditemukan selamat.

Empat korban yang diduga 2 pasangan suami isteri Kamis sore ditemukan tewas dikamar Hotel Prambanan di Jalan Letjen Sutoyo, Waru, Sidoarjo. Keempat korban tewas diketahui bernama Nahrawi (29 tahun), dan isterinya Samawiyah (20 tahun) warga Desa Kali Tatak, Arjasa, Sumenep, Madura serta 2 korban lain Bohnan (41 tahun) dan Niwati (31 tahun), warga Daandong, Sumenep, Madura.

Disekitar kamar hotel polisi menemukan nasi bungkus yang belum termakan, botol berisi air mineral, makanan ringan dan bekas muntahan. Sedangkan Wulan (4 tahun), anak pasangan korban Bohnan dan Niwati ditemukan masih hidup dan menangis, disamping keempat korban. Wulan pun langsung diamankan ke Mapolsek Waru.

Kamar 25 itu sebenarnya hanya ditempati 1 pasangan suami isteri. Sementara pasangan lainnya sebelumnya menempati kamar 35. Belum diketahui pasti penyebab bergabungnya 2 pasangan suami isteri tersebut. Kematian mereka diketahui saat petugas hotel curiga, saat waktu check out, keempat korban belum juga keluar kamar.

Karena pintu diketuk tidak kunjung dibuka, petugas hotel terpaksa membuka pintu kamar dengan kunci cadangan. Saat itulah ditemukan para korban sudah tewas. Heri sang pengelola hotel mengatakan, keempat korban sebelumnya datang rombongan dan Rabu malam masih terlihat menonton televisi. Heri juga mengatakan para korban itu datang bersama 2 temannya yang lain,  namun keduanya sudah check out lebih dahulu.
 
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Anton Bahrul Alam yang datang ke lokasi kejadian mengatakan, polisi belum bisa memastikan penyebab tewasnya 4 korban ini karena masih menunggu hasil otopsi mayat korban di Rumah Sakit Dr Soetomo, Surabaya.

Setelah melakukan olah TKP dan penyelidikan dilokasi kejadian, keempat korban dievakuasi dari kamar hotel dibawa ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo untuk dilakukan otopsi. (Didik Wahyuni/Dv).

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: