indosiar.com, Tulungagung - Dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan di Tulungagung, Jawa Timur nekat melakukan penipuan berkedok dukun pengganda uang. Mereka menipu tetengganya sendiri dengan menjanjikan bisa menggandakan uang, kemudian melarikan motor korban. Ironisnya kedua tersangka mengaku terpaksa menipu karena tidak memiliki biaya untuk sekolah.
TH dan YS, pelajar sebuah Sekolah Menengah Kejuruan di Tulungagung, Jawa Timur, harus mempertanggungjawabkan kejahatan mereka di Mapolsek Kota Tulungagung. Karena kesulitan biaya sekolah, kedua tersangka nekat menipu sekaligus mencuri sepeda motor, Minal Abidin yang masih tetangga tersangka.
Minal Abidin yang kesulitan uang menyerahkan uang 3,5 juta rupiah kepada TH untuk digandakan. Dalam sebuah proses ritual, uang yang dimasukan dalam ember dibungkus kain lalu dimasukan dalam kardus. Saat ritual berlangsung tersangka YS membawa lari sepeda motor korban.
Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian 14 juta rupiah. Kedua tersangka mengaku nekat melakukan penipuan dan pencurian ini akibat tak punya uang untuk membayar biaya sekolah.
Polisi menahan kedua pelajar ini, sementara barang buti berupa sepeda motor serta alat penggandaan uang diamankan di Mapolsek kota Tulungagung. (Danu Sukendro/Dv).