indosiar.com, Jember - Romlah, langsung terjatuh pingsan dan terpaksa digotong beramai-ramai oleh keluarganya dan polisi, lantaran tak kuasa melihat jasad anaknya, Jupriadi, 16 tahun, keluar dari kamar mayat RSUD dr Soebandi Jember, Senin siang (11/5/2009).
Jupriadi, warga Desa Sukoreno Kecamatan Kalisad, Jember, tewas setelah sekitar 4 hari dirawat dalam kondisi kritis di rumah sakit akibat over dosis pil koplo jenis dextro yang diduga dioplos dengan minuman keras. Korban sebelumnya menggelar pesta miras oplosan maut tersebut bersama temannya bernama Andi. Andi sendiri juga tewas dua hari yang lalu.
Ibu korban sebenarnya sudah berulang kali memperingatkan agar korban berhenti dari kebiasaan menenggak minuman keras.
Pesta miras oplosan belakangan semakin marak terjadi di Jember. Sejak seminggu terakhir tercatat sedikitnya sudah 4 pemuda tewas akibat overdosis miras yang dioplos dengan berbagai jenis obat-obatan.(Tommy Iskandar/Ijs)