indosiar.com, Probolinggo - Kecelakaan beruntun terjadi di jalur pantura Jawa Timur. Dua pengendara sepeda motor tewas akibat bertabrakan dengan sebuah bus penumpang. Bus sebelumnya bersenggolan dengan sebuah truk bermuatan pupuk saat akan menyalib truk gandeng. Akibatnya truk pupuk hilang kendali dan terperosok ke sungai. Bus penumpang yang menjadi penyebab kecelakaan melarikan diri.
Kecelakaan beruntun ini terjadi di jalur pantura di Desa Karang Anyar, Paiton Probolinggo. Tiga kendaraan yakni sebuah truk bermuatan pupuk, bus, dan sepeda motor terlibat tabrakan.
Kecelakaan berawal saat bus rombongan karyawan PLTU Paiton, menyalip truk gandeng yang melaju searah dari arah Surabaya menuju Banyuwangi. Sempitnya bahu jalan membuat kedua kendaraan sempat bersenggolan. Akibat senggolan truk hilang kendali dan terperosok ke sungai kecil sedalam dua meter. Bus yang terus melaju lalu menabrak sebuah sepeda motor yang ditumpangi dua orang dari arah berlawanan. Akibat tabrakan dua pengendara motor itu tewas.
Korban adalah ayah dan anak. Yakni Suyari berusia 44 tahun, dan anaknya Beny, berusia 23 tahun, warga Desa Wringin, Bondowoso. Korban tewas mengenaskan akibat terlindas roda bus. Jasad kedua korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, Probolinggo. Keluarga korban terpukul melihat ayah-anak sudah menjadi mayat.
Namun disayangkan bus yang diduga menjadi penyebab kecelakaan terus melarikan diri. Pengemudianya menyelamatkan diri ke dalam areal PLTU Paiton. Kasus kecelakaan ini dalam penyelidikan polisi. (Tomy iskandar/Sup)