indosiar.com, Bogor - Gambar video perkelahian antara sejumlah siswa sekolah tingkat SMP di Bogor saat ini beredar luas dikalangan masyarakat. Perkelahian itu ditengerai karena salah satu berkelahi yang tidak terima ditegur soal knalpot motornya yang bising. Akibat kejadian itu dua siswa yang terlibat Kamis (11/6/09) resmi dikeluarkan dari sekolah.
Gambar perkelahian antar siswa SMP yang diambil menggunakan kamera telepon genggam itu terjadi disebuah bangunan kosong diwilayah Leuwiliyang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Yang terlibat dalam perkelahian yang direkam tersebut merupakan siswa SMP Negeri Leuwiliyang yang masih duduk dikelas VIII dan IX.
Saat dikonfirmasi pihak sekolah mengakui adanya perkelahian yang terjadi antar 2 siswanya tersebut. Menurut pihak sekolah pemicu perkelahian karena salah seorang pelajar tidak terima tegoran kakak kelasnya terkait suara berisik dari knalpot motor yang digunakan.
Tapi pihak sekolah sudah menyelesaikan perkelahian yang terjadi pada akhir bulan Maret dan telah diselesaikan dengan jalan musyawarah itu. Sedangkan perkelahian yang direkam dengan telepon genggam itu terjadi setelah musyawarah dan juga terjadi diluar sekolah.
Sementara kedua pelaku tawuran tersebut diberi sangsi oleh pihak sekolah pada hari ini, dalam bentuk dikeluarkan dari sekolah. (Iwan Kurniawan/Dv).