HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Video Perkelahian Siswa SMP Beredar

Dua Siswa yang Terlibat Dikeluarkan Dari Sekolah



indosiar.com, Bogor - Gambar video perkelahian antara sejumlah siswa sekolah tingkat SMP di Bogor saat ini beredar luas dikalangan masyarakat. Perkelahian itu ditengerai karena salah satu berkelahi yang tidak terima ditegur soal knalpot motornya yang bising. Akibat kejadian itu dua siswa yang terlibat Kamis (11/6/09) resmi dikeluarkan dari sekolah.

Gambar perkelahian antar siswa SMP yang diambil menggunakan kamera telepon genggam itu terjadi disebuah bangunan kosong diwilayah Leuwiliyang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Yang terlibat dalam perkelahian yang direkam tersebut merupakan siswa SMP Negeri Leuwiliyang yang masih duduk dikelas VIII dan IX.

Saat dikonfirmasi pihak sekolah mengakui adanya perkelahian yang terjadi antar 2 siswanya tersebut. Menurut pihak sekolah pemicu perkelahian karena salah seorang pelajar tidak terima tegoran kakak kelasnya terkait suara berisik dari knalpot motor yang digunakan.

Tapi pihak sekolah sudah menyelesaikan perkelahian yang terjadi pada akhir bulan Maret dan telah diselesaikan dengan jalan musyawarah itu. Sedangkan perkelahian yang direkam dengan telepon genggam itu terjadi setelah musyawarah dan juga terjadi diluar sekolah.

Sementara kedua pelaku tawuran tersebut diberi sangsi oleh pihak sekolah pada hari ini, dalam bentuk dikeluarkan dari sekolah. (Iwan Kurniawan/Dv).

Bookmark and Share


Page: 1
24-Oct-2010 00:01:52 WIB by siskandar
semakin kecil kesempatan untuk memperbaiki nak tersebut..
11-Jun-2009 19:44:10 WIB by Dwi Sri Rahayu
Tolong kepada pihak sekolah di pertimbangkan lagi keputusannya. Banyak kasus tawuran antar pelajar tapi tidak sampai di DO, tapi ini kasus ini diluar sekolah dan bukan tawuran ko di DO, sekolah tempat belajar bukan pengadilan...?
kepada pihak sekolah tolong dipertimbangkan lagi....
mereka pelajar, untuk dibimbing. bukan teroris yang perlu diadili. trims.
11-Jun-2009 15:17:25 WIB by jarot subiantoro
pihak sekolah hanya melihat kepentingan sesaat saja, dan pihak sekolah seakan akan bukan sebagai lembaga pendidikan. hanya karena berita di tv dan koran langsung ambil keputusan yang sangat konyol, sebaiknya ke dua siswa tersebut diberi bimbingan dan arahan. saya sarankan untuk orang tua murid untuk bermusyawarah dengan pihak sekolah. sebenarnya di sekolah masih banyak kasus yang lebih parah dari pada itu akan tetapi tidak terekspose. dan yang saya lihat si anak sudah lewat dan masuk ke jalan depan rumah anak yang satunyalagi, karena saya sendiri sering malihat.
untuk pihak sekolah tolong tunjukan bahwa sekolah sebagai lembaga pendidikan. bukan sebagai lemabaga pengadil. tolong sampaikan nasehat yang bisa membuat semua orang dingin bukan malah memecatnya. sampaikan imail ini ke yang bersangkutan. terimakasih.
11-Jun-2009 12:23:16 WIB by Devi Hardiansyah
Sangat tidak adil pihak sekolah mengeluarkan kedua belah pihak, toh kejadian nya 3 bulan yang lalu dan sudah berdamai antar siswa nya. jadi seharusnya pihak sekolah hanya cukup menskor ke dua siswa tersebut, tidak perlu di keluarkan dari sekolah. dan tolong tindak lanjuti yang merekam dan menyebarkan video tersebut.

 

Nama:
Email:
Security Code: