HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Saat Meliput Penertiban PKL di Jalan

Dua Wartawan TV Dikeroyok



indosiar.com, Bandung - (Rabu, 01.02.2012) Dua wartawan televisi terluka setelah dikeroyok pedagang kaki lima (PKL) yang hendak ditertibkan petugas satpol PP di Bandung, Jawa Barat. Kedua wartawan MNC TV yang sedang melakukan peliputan itu, menjadi korban pengeroyokan sesaat setelah petugas Satpol PP terlibat keributan dengan PKL yang menolak ditertibkan. Selain wartawan, dua orang petugas Satpol PP juga ikut terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Asep Sudrajat, kameramen MNC TV ini menderita luka memar pada wajah serta lebam di pelipis matanya. Asep bersama produsernya, Agus Sigit, menjadi korban pengeroyokan pedagang kaki lima (PKL), di Jalan Merdeka, Bandung, Jawa Barat, yang akan ditertibkan petugas satpol PP, sore kemarin.

Aksi pengeroyokan terhadap kedua wartawan MNC TV ini, langsung dilaporkan ke kepolisian Polrestabes Bandung. Asep Sudrajat dan Agus Sigit dikeroyok oleh lebih dari sepuluh PKL yg mengejarnya.

Menurut Asep, aksi pengeroyokan terjadi saat dirinya sedang mengambil gambar keributan oleh petugas satpol PP dengan PKL, yang menolak ditertibkan. Tiba-tiba saja, Asep dan Sigit lalu dikejar oleh para PKL, dan berkali-kali dipukul dan ditendang di dalam pusat perbelanjaan. Begitupun dengan kamera liputan yang dibawanya juga ikut dirusak.

Selain wartawan, dua orang petugas satpol PP juga ikut terluka. Kedua petugas satpol bernama Aris dan Ayi, harus dilarikan ke unit gawat darurat, ugd, Rumah Sakit Sariningsih.

Kedua petugas satpol PP ini menderita luka pukulan benda tumpul di bagian kepala dan wajah. Aris terluka akibat dipukul besi, sedangkan Ayi dihantam balok kayu oleh PKL.

Aparat kepolisian sempat melakukan pencarian terhadap para PKL di lokasi kejadian yang terlibat dalam aksi pengeroyokan itu. Sejumlah PKL yang mengetahui kejadian, lalu dibawa ke Mapolrestabes Bandung, untuk dimintai keterangan.

Sementara Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Jawa Barat, mengecam aksi pengeroyokan menimpa wartawan MNC TV. IJTI Jawa Barat akan mengawal tindakan kekerasan terhadap wartawan ini, untuk bisa diselesaikan secara hukum. (Cecep Hendar/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: