indosiar.com, Semarang - Bersikaplah waspada terutama dalam perjalanan. Dilaporkan 2 orang mahasiswa yang tengah naik kereta api barang Semarang - Tegal, menjadi korban kekerasan. Mereka terlibat perkelahian dengan para preman yang hendak merampas telepon seluler milik kedua korban. Malang, para korban berhasil didorong keluar dari kereta hingga jatuh. Akibatnya salah satu mahasiswa tewas mengenaskan, sementara seorang lagi terluka.
Aksi kejahatan diatas kereta api yang menewaskan seorang mahasiswa penumpang kereta api ini terjadi di Semarang. Korban dalam peristiwa ini adalah Mustafid Ama, seorang mahasiswa asal Dukuh Turi, Tegal, Jawa Tengah yang terjatuh setelah didorong paksa oleh dua orang preman dari atas kereta api barang jurusan Semarang - Tegal yang ditumpanginya.
Akibat jatuh terlempar atas kereta, kondisi korban sangat mengenaskan, karena beberapa bagian tubuhnya ditemukan terpisah dilokasi rel kereta api Karanganyar - Tugu, Semarang Barat.
Selain menewaskan Mustafid, aksi brutal preman diatas kreta api juga membuat rekan korban bernama Aji, mahasiswa teknik sipil Undip terluka, setelah mengalami nasib yang sama, didorong paksa dua preman keluar dari kereta yang tengah melaju kencang. Dalam kondisi terluka, korban dilarikan warga yang menolongnya ke Rumah Sakit Tugurejo, Semarang.
Menurut keterangan saksi, para korban tengah berada didalam gerbong kereta barang yang berjalan. Tiba-tiba mereka didatangi dua preman yang meminta paksa telpon genggam. Dua mahasiswa ini sempat melawan dan terlibat duel dengan dua preman itu. Namun akhirnya mereka terdesak dan didorong keluar kereta hingga terjatuh. (Agus Hermanto/Sup)