indosiar.com, Jombang - (Senin, 16.01.2012) Seorang kakek di Jombang, Jawa Timur yang berprofesi sebagai dukun Minggu petang digerebek dan nyaris dihakimi ratusan warga desa. Aksi main hakim sendiri itu dipicu oleh ulah sang dukun yang telah memperkosa dan menghamili salah seorang gadis desa setempat. Petugas kepolisian pun sempat kewalahan saat mengevakuasi pelaku dari amukan warga.
Ratusan warga ini mengepung rumah kepala dusun Sukorejo, Desa Perak, Kabupaten Jombang, tempat Takat seorang dukun yang diamankan dari amukan warga. Warga menuding kakek 4 cucu ini telah memperkosa dan menghamilik WJ, salah seorang gadis desa setempat. Akibat perbuatan pelaku, korban hamil dan mengalami pendarahan hebat hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit setempat. Tak hanya kaum pria, warga yang terdiri dari anak-anak dan sejumlah ibu-ibu juga terus berteriak meminta pelaku dikeluarkan dari rumah kepala dusun.
Warga menuntut pelaku diberi hukuman yang setimpal untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Petugas dari Polsek dan Polres Jombang terus mencoba menenangkan warga dan menyembunyikan kakek berusia 62 tahun ini didalam rumah dari amukan warga. Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengakui semua perbuatan yang ditudingkan warga dan berjanji akan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku bahkan menulis surat pernyataan resmi dan dibacakan di hadapan warga.
Untuk mengevakuasi pelaku, puluhan petugas dari Polsek Perak dan Polres Jombang harus berjibaku dengan ratusan warga yang ingin menghajar pelaku. Meski pelaku telah mengakui perbuatannya dan akan mempertanggungjawabkan kehamilan korban, polisi masih tetap akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kondisi korban. (Diak Eko Purwoto/Sup)