indosiar.com, Indramayu - Para perampok yang selama ini meresahkan warga Indramayu tertangkap usai beraksi dan melukai korbannya. 4 perampok dalam kondisi kritis karena dihajar massa, sementara aparat Polres Indramayu membekuk 3 pelaku lainnya yang sempat kabur.
Dengan penjagaan ketat 2 aparat bersenjata lengkap Polres Indramayu, 4 perampok ini dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Bhayangkara. Karnoto, Soleh, Ahidin dan Endang yang merupakan warga Pawidean, Jatibarang ini terluka parah setelah menjadi korban amuk massa.
Ke 4 pelaku menjadi bulan-bulanan warga saat aksi mereka di Desa Bantar Waru, Kecamatan Gantar dipergoki warga. Para pelaku beraksi di rumah bandar beras bernama Haji Saan. Para tersangka yang kabur dengan sepeda motor curian, ditabrak warga yang mengejarnya dengan mobil pick up.
Dari tangan para tersangka diamankan 20 gram emas dan uang 29 juta rupiah milik korban yang sempat dirampok. Aksi para perampok tergolong sadis. Korban dibacok saat berusaha melawan karena melihat istrinya akan diperkosa para pelaku.
Selang dua jam setelah 4 perampok dihajar massa, 3 pelaku lainnya dibekuk petugas Polres Indramayu di tempat persembunyiannya. Namun satu pelaku yang diduga sebagai otak komplotan berhasil kabur.
Menurut Kapolres Indramayu, AKBP Samsudin Janib, komplotan ini diduga merupakan pelaku sejumlah aksi perampokan di wilayah Indramayu.
Dua minggu lalu, seorang pengusaha material di Kecamatan Kabus Wetan bahkan tewas di tangan komplotan ini karena dibacok dibagian kepala. (Masyuri Wahid/Sup)