HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Pecahkan Kaca Jendela dan Lempar Kursi

Guru Dipecat, Siswa Bertindak Anarkis



indosiar.com, Madura - Para siswa SMA Al-Kautsar, di Pamekasan, Selasa (29/06/10) siang melakukan tindak pengrusakan fasilitas sekolah tempat mereka menimba ilmu. Aksi yang awalnya merupakan unjuk rasa tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas kebijakan pihak yayasan sekolah yang memecat semua guru di lembaga pendidikan tersebut. Tidak adanya informasi yang jelas dari pihak yayasan, memicu emosi para siswa, yang diwujudkan menjadi tindakan anarkis, seperti membakar karpet dan memecahkan kaca jendela kelas.

Cenderung anarkis. Begitulah ekspresi kemarahan para pelajar SMA Al-Kautsar, pada Selasa siang, di halaman sekolah mereka di Pamekasan, Madura. Kemarahan para siswa yang masih remaja ini dipicu kabar pemecatan hampir semua guru SMA Al-Kautsar, tanpa alasan yang jelas. Para siswa meminta kepada pihak yayasan, agar keluar menemui mereka untuk memberikan penjelasan tentang para guru mereka yang dipecat.

Lantaran pihak yayasan tidak kunjung keluar untuk menemui mereka, para siswa yang kesal, kemudian melakukan pembakaran karpet milik sekolah, dan memecahkan semua kaca jendela pada dua ruangan kelas, serta melempar kursi dan bangku keluar ruangan.

Sementara Ketua Yayasan Al-Kautsar, KH. Ahmad Athorid Siraj, BA, membantah soal pemecatan tersebut. Menurutnya, surat yang diberikan kepada para guru itu bukanlah surat pemecatan, melainkan surat ucapan terimakasih.

Aksi unjuk rasa di SMA Al-Kautsar ini, berakhir setelah petugas keamanan dari kepolisian Polres Pamekasan tiba dilokasi kejadian. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
2-Jul-2010 09:43:00 WIB by Fir Sweet
potret pendidkan di Indonesia yang belum berhasil untuk menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan. selama ini para pendidik, orang tua dan unsur dunia pendidkan kurang memahami betapa pentingnya keseimbangan otak kiri dan kanan. sudah saatnya qta introspeksi dalama mendidik generasi muda kita.
30-Jun-2010 16:30:51 WIB by edyvanvreden
Sangat disayangkan bahwa dunia pendidikan di negara kita dibumbui perbuatan anarkis siswa-siswanya, apalagi yayasan dibidang keagamaan seperti Al-kautsar, nanti malah berganti nama Al-qaeda, entah apa yang salah di negeri ini. kalau kekerasan adalah jalan keluarnya bukan musyawarah.

 

Nama:
Email:
Security Code: