indosiar.com, Kolaka - Setelah dirawat sekitar 6 jam seorang ibu lima orang anak akhirnya tewas akibat diperkosa dan ditikam oleh tetangganya sendiri usai pulang dari acara perkawinan. Berdasarkan pengakuan sang pelaku, ia dalam keadaan mabuk dan awalnya tidak berniat membunuh.
Hanya 6 jam Sarna, ibu lima orang anak warga Kelurahan Enduha, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka bertahan hidup setelah diperkosa dan ditikam oleh tetangganya sendiri. Sarna akhirnya menghebuskan nafasnya di Rumah Sakit Umum Daerah Kolaka.
Suami korban yang langsung datang dari luar kota setelah mendengar kabar kematian istrinya terlihat shok sehingga terlihat seperti orang bingung.
Kejadian tersebut berawal ketika Sarna pulang dari sebuah acara pernikahan salah satu tetangga. Di perjalanan, korban ditarik ke semak-semak lalu diperkosa, korban pun melawan sehingga pelaku kalap lalu menghujamkan parang ke leher korban. Usai melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri.
Dalam waktu 24 jam, aparat kepolisian Polres Kolaka berhasil meringkus pelaku yang berinisial AM tersebut. Menurut pelaku, pada saat melakukan aksinya, ia dalam keadaan mabuk dan sebenarnya tidak punya niat untuk membunuh. Namun karena korban memberontak pada saat akan diperkosa, akhirnya parang yang diletakkan di leher korban langsung menancap.
Atas tindakan yang dilakukannya, untuk sementara pelaku dapat diancam dengan Pasal 365 Ayat 1 dan 3 KUHP karena telah melakukan kekerasan yang menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan hingga kini aparat kepolisian masih terus melakukan penyidikan apakah ada motif lain dalam kasus ini. (Doni Okta/Sup)