HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
PATROLI

Merasa Malu Kemaluan Anak Kecil

Ibu Bunuh Anak Kandung




indosiar.com, Jakarta - (Rabu, 27.02.2013) Kasus kekerasan terhadap anak kembali terjadi. Di Cakung, Jakarta Timur, seorang ibu gelap mata membenamkan kepala anaknya yang masih berusia 9 tahun kedalam ember berisi air, hingga sang anak tewas. Alasannya sepele, sang ibu merasa malu karena kemaluan anaknya terus mengecil.

Warga Kampung Baru, Jatinegara Kaum, Cakung, Jakarta Timur Selasa sore, dikejutkan tindakan nekad tetangga mereka yang membunuh anak kandungnya sendiri berinisial VI, yang masih berusia 9 tahun. Motif sang ibu melakukan tindakan itu sungguh tidak masuk akal. Ia merasa malu anak lelakinya memiliki alat kelamin yang kecil, meski sudah dikhitan. Setelah melakukan aksi keji, sang ibu langsung menyerahkan diri ke Mapolres Jakarta Timur.

Korban VI, bocah kelas 3 SD Negeri Jatinegara 10 ini ditemukan tewas ditempat tidur. Polisi mengetahui latarbelakang dan cara kematiannya dari tersangka, sebagai pelaku. Setelah sang anak tak lagi bernapas, pelaku kemudian memindahkan jenazah anaknya ke tempat tidur. Tetangga kaget karena selama ini pelaku tidak pernah berlaku kasar terhadap anaknya. Suami pelaku tidak kuasa menahan perasaan. Ia menangisi kematian anaknya. Tidak menyangka istrinya tega menghabisi anak kandungnya sendiri. (Muhammad Subadri Arifqi/Sup)

 

Anak Dibunuh Ibu Kandung, Tetangga dan Teman Korban Terkejut

Suasana duka masih menyelimuti keluarga Suparmin di Jatinegara Kaum, Cakung, Jakarta Timur, Rabu pagi. Sejumlah guru dan teman sekolah korban datang melayat, namun jenazah korban masih berada di kamar jenazah RSCM dan rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Grobogan, Semarang.

Suasana duka masih menyelimuti rumah Suparmin di Kampung Baru, Jatinegara Kaum, Cakung, Jakarta Timur. Vicky, putra Suparmin yang berusia 9 tahun, tewas dibunuh Purwati, ibu kandungnya sendiri Selasa sore kemarin.

Sejumlah guru dan teman-teman sekolah Vicky di SDN 10 Jatinegara Rabu pagi nampak melayat ke rumah korban. Mereka tidak menyangka Vicky anak yang dikenal pintar dan pendiam itu tewas ditangan ibunya sendiri. Sejumlah tetangga korban juga tidak menyangka hanya gara-gara alat vital Vicky yang terus mengecil, sehabis disunat justru memicu tindakan kejam Purwati, sang ibu membenamkan kepala Vicky kedalam air hingga tewas. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share