indosiar.com, Bandung - Pangelaran dangdut memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia di Bandung, Jawa Barat berubah menjadi malapetaka, setelah seorang ibu rumah tangga roboh tertembak senjata polisi. Insiden tertembaknya wanita tersebut terjadi setelah anggota polisi Babimkam Tibmas Polsek Cileunyi saat itu sedang berusaha menghentikan keributan dengan meletuskan tembakan peringatan.
Eneng C (33), dirawat di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung akibat menderita luka tembak. Kondisi ibu tiga anak ini kritis setelah lehernya tertembus peluru dari senjata milik seorang anggota polisi.
Penembakan terjadi di Perumahan Bina Karya Dua Cileunyi, Kabupaten Bandung saat sedang digelar panggung hiburan dangdut untuk memperingati HUT RI. Korban roboh tertembak di halaman rumahnya. Di lokasi kejadian nampak lubang pada pintu rumah bekas tembakan peluru setelah menembus leher korban.
Menurut kakak korban, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIB Sabtu malam. Adiknya roboh setelah sebelumnya terdengar empat kali suara tembakan dari arah panggung hiburan.
Menurut informasi warga setempat, suara tembakan berasal dari senjata milik anggota polisi bernama Bripka Zaenal. Anggota Babimkam Tibmas Polsek Cileunyi tersebut melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan keributan di arena hiburan dangdut.
Peluru yang menembus leher Eneng sebelumnya menyerempet muka warga lain. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penembakan tersebut. Insiden penembakan terjadi untuk yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir. Sebelumnya kasus serupa menimpa Rahmat Nugraha ,warga Bojong Soang, Kabupaten Bandung yang tertembus peluru nyasar. (Cecep Hendar/Sup)