indosiar.com, Bekasi - Nidya Iman Islamiah, 28 tahun, hanya bisa menangis, saat didampingi ibunya, Teti, melaporkan penganiayaan yang dilakukan suaminya, Aep Junaedi, di rumah mereka di Kampung Rawa Bambu, Kecamatan Medan Satria, Bekasi.
Korban yang memiliki dua anak ini mengalami luka memar di bagian kepala, leher dan tulang punggung dan nyaris lumpuh tak dapat berjalan.
Penganiayaan yang dilakukan suaminya tersebut, dipicu lantaran sang suami yang jarang pulang, lalu sering cekcok mulut. Selain itu, karena sang suami tidak memiliki pekerjaan, untuk menghidupi kedua anak mereka, korban terpaksa harus membanting tulang.
Karena tidak senang ditegur sang istri, suami korban marah lalu mencekik dan membanting tubuh korban kelantai.
Kini kasusnya tengah dalam penyelidikan Polres Metro Bekasi. Sedangkan, pelaku suaminya sendiri dalam pengejaran petugas.(Awang Darmawan/Ijs)