indosiar.com, Cirebon - Memasuki bulan Ramadhan jumlah pengemis disejumlah kota semakin meningkat, termasuk di Cirebon, Jawa Barat. Untuk menanggulanginya, petugas Satpol PP Selasa (25/08/09) kemarin, menggelar razia disejumlah kawasan. Dalam razia ini sejumlah pengemis anak meronta dan menangis. Petugas juga kewalahan karena terlibat aksi kejar-kejaran dengan pengemis yang melarikan diri.
Tangis sang pengemis anak ini langsung terdengar setelah petugas Satpol PP Kota Cirebon menangkapnya di perempatan Krandaksan. Bocah ini meronta ketakutan dan menolak dibawa, namun sia-sia tenaganya terlalu kecil untuk melawan. Sementara sebagian pengemis anak yang lain berupaya melarikan diri dari kejaran petugas. Ada yang lolos, namun ada pula yang tertangkap.
Tak hanya pengemis anak, petugas juga menjaring pengemis dewasa yang biasa beroperasi di sejumlah perempatan lampu merah. Memasuki bulan ramadhan, jumlah pengemis di kota Cirebon meningkat cukup tajam. Sebagian besar berasal dari kota lain sekitar Cirebon seperti Indramayu dan Brebes. Dalam razia kali ini terjaring 44 pengemis baik anak-anak maupun dewasa.
Setelah didata, para pengemis ini diberi pengarahan untuk tidak beroperasi kembali di jalanan. Namun sebelum dilepas, mereka diwajibkan menjalani hukuman fisik dengan berolahraga lari ditempat. (Masyuri Wahid/Sup)