indosiar.com, Jakarta - Pabrik sabu dan ekstasi rumahan di Gang Widuri, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat ini, Minggu pagi (22/2/2009) digrebek tim gabungan Polda Jabar bersama Polres Bogor.
Penggrebekan itu merupakan pengembangan dari terbongkarnya pabrik sabu dan ekstasi beromset 100 milyar rupiah, di sebuah villa di Kampung Pasir Petei, Desa Rangga Mekar, Bogor, Jawa Barat.
Menurut keterangan Ketua Lingkungan, penggrebekan dilakukan petugas berpakaian preman dengan membawa seorang pria dari daerah Bogor, yang diduga seorang kurir yang diamankan dari penggrebekan polisi sebelumnya.
Selain mengamankan seorang wanita yang diduga pembantu rumah, polisi juga menyita sejumlah bahan baku sabu dan ekstasi, alat timbangan, senjata api, berikut 250 butir amunisinya.
Sayangnya dalam penggrebekan tersebut, FR, sang penghuni rumah yang disebut-sebut sebagai pemilik kedua pabrik narkoba yang digrebek petugas, berhasil kabur.
Diduga pabrik narkoba ini sudah beroperasi selama 3 bulan, karena setiap dini hari, sejumlah warga memergoki sebuah mobil keluar masuk rumah, yang dulunya dijadikan sebuah bengkel mobil ini oleh FR.(Dedi Irawan/Ijs)