indosiar.com, Sukabumi - Setelah lima bulan terkatung-katung di Arab Saudi, jenazah Erna Martini, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (14/02/08) kemarin, dipulangkan ke rumahnya. Kedatangan jenazah disambut histeris oleh keluarganya dan pihak keluarga menduga Erna dibunuh majikannya.
Suasana duka menyelimuti rumah Erna Martini di Kampung Kubang RT 3 RW 16, Kecamatan Legok Situ, Kota Sukabumi. Ujang, ayah Erna bahkan harus digendong dan terus berteriak histeris. Ibu Erna juga sempat kesurupan saat peti jenazah tiba.
Dalam surat kematian tertulis, Erna yang bekerja sebagai TKW di Arab Saudi meninggal pada bulan November 2007, saat bekerja sebagai pembantu di keluarga Muh Jum'ah Al Suedi. Hasil otopsi menegaskan, sebab kematian korban karena bunuh diri. Namun pihak keluarga meragukan keterangan tersebut.
Ujang yakin anaknya dibunuh oleh keluarga majikannya. Sementara itu Farida, sponsor lokal TKW sekaligus wakil keluarga Erna saat memperjuangkan kepulangan jenazah Erna ke tanah air, menyayangkan sikap majikannya yang terkesan menutup-nutupi kematian Erna.
Rencananya jenazah Erna akan dikebumikan di pemakaman umum Kampung Kubang Jumat (15/02) siang ini. (Wulan Sapto Hadi/Sup)