indosiar.com, Jakarta - (Jumat, 03.02.2012) Tes kejiwaan terhadap tersangka kecelakaan maut Afriyani Susanti dan tiga rekannya Kamis sore untuk sementara dihentikan, karena Afriyani cs mengalami kelelahan setelah dicecar bermacam pertanyaan oleh tim penyidik. Pemeriksaan baru dilanjutkan Jumat hari ini dengan agenda yang sama. Sementara itu terkait permintaan Afriyani untuk meminta maaf secara langsung terhadap keluarga korban sepertinya telah pupus. Pasalnya polisi tidak dapat mengabulkan permintaan Afriyani karena hal itu bukanlah hak seorang tersangka.
Pemeriksaan kejiwaan tahap kedua terhadap tersangka Afriyani Susanti dan 3 rekannya Adistira, Deni Maulana serta Arisendi ini selesai pukul 5 Kamis sore. Kuasa hukum tersangka Afriyani mengatakan, pemeriksaan untuk sementara dihentikan, karena Afriyani mengalami kelelahan setelah dicecar ratusan pertanyaan oleh tim gabungan dari BNN, Dokes Polda Metrojaya dan Rumah Sakit Ketergantungan Obat. Pada pemeriksaan kali ini materi pertanyaan diantaranya seputar kondisi kejiwaan sebelum dan sesudah terjadinya insiden maut yang menewaskan 9 orang pejalan kaki.
Sementara itu terkait permintaan Afriyani untuk meminta maaf secara langsung kepada pihak keluarga korban sepertinya akan sulit diwujudkan karena polisi tidak memberi ijin. Menurut polisi, permintaan maaf yang telah dilakukan pihak kuasa hukum maupun keluarga Afriyani terhadap para keluarga korban, dinilai polisi sudah cukup. Selain itu permintaan maaf secara langsung kepada keluarga korban juga bukanlah hak seorang tersangka yang tengah menjalani pemeriksaan.
Siang ini Afriyani cs akan menjalani pemeriksaan kejiwaan lanjutan dengan agenda pemeriksaan seputar kondisi fisik luar dan dalam para tersangka. (Dedi Irawan/Sup)