HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Sekaligus Tiga Kantor

Kantor Pabrik Dibobol Pencuri



indosiar.com, Tangerang - Aksi pencurian di kota Tangerang, Banten kian merajalela. Kali ini sasarannya adalah sejumlah kantor pabrik dikawasan niaga Daan Mogot, Batu Ceper, Tangerang. Tidak hanya satu kantor, tapi kawanan pencuri sekaligus membobol tiga kantor saat libur hari Imlek Senin lalu. Pencuri masuk dengan membobol atap plafon kantor pabrik dan menyikat sejumlah barang berharga milik kantor. Polisi menduga aksi tersebut melibatkan orang dalam.

Tiga kantor perusahaan yang dibobol kawanan pencuri adalah kantor PT Penerbitan Wangi Indonesia, PT Pelangi dan PT Cek Ho. Ketiga perusahaan yang jaraknya saling bersebelahan ini bergerak dibidang penertiban. Aksi pencurian ini terjadi saat perusahaan libur panjang tahun baru Imlek.

Pihak Kepolisian Batu Ceper dan Polres Metro Tangerang yang melakukan olah TKP menduga, kawanan pencuri awalnya beraksi dengan membobol PT Pelangi Penerbitan Indonesia. Caranya dengan cara memanjat dinding menuju lantai 2 dan menjebol atap plafon. Setelah berhasil masuk mereka kemudian mengacak-acak isi kantor, dugaan ini diperkuat dengan sejumlah bukti seperti plafon yang jebol dan kantor yang berantakan.

Sejumlah peralatan kantor berupa komputer, mesin fax, surat berharga dan uang tunai di perusahaan tersebut dilaporkan raib digondol kawanan pencuri. Total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Setelah mengacak-acak kantor PT Pelangi, kawanan pencuri kemudian melanjutkan aksinya dengan membobol dua kantor lainnya yang letaknya berdampingan. Al hasil hampir seluruh isi kantor juga digondol kawanan pencuri.

Pihak kepolisian sendiri belum mau memberi keterangan kasus pencurian tiga kantor perusahaan sekaligus ini karena masih terus melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi karyawan yang diindikasikan terlibat. (Mas'ud Ibnu Samsuri/Sup)

 

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: