indosiar.com, Semarang - (Rabu, 14.09.2011) Seorang bayi berusia 6 bulan yang ditinggalkan sendirian oleh orangtuanya didalam rumah terjebak dalam kobaran api yang menimpa sebuah rumah dikawasan perumahan Raflesia Regency Ngalian Semarang. Diduga api berasal dari obat nyamuk elektrik yang mengalami korsleting. Sang bayi dilaporkan selamat namun mengalami luka bakar serius.
Bayi perempuan bernama Abid itu masih dalam kondisi kritis akibat luka bakar serius, terkena panasnya api yang membakar rumahnya. Kondisinya yang memilukan, membuat orang tua dan kerabat yang menunggui Abid di Rumah Sakit Permata Medika Semarang, larut dalam kesedihan mendalam.
Peristiwa kebakaran itu terjadi Selasa siang, menimpa sebuah rumah di perumahan Raflesia Regency, Ngaliyan, Semarang. Saat kejadian, Abid yang berusia 6 bulan ditinggalkan ibunya sendirian di dalam rumah, karena sang ibu akan menjemput kakak Abid. Beruntung, meski dikepung api, Abid dapat diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit.
Sumber api dalam kebakaran di rumah pasangan Agus Farigid dan Dwi Anom Susanti ini, diduga karena korsleting yang berasal dari peralatan obat nyamuk elektrik.
Sebelum tiga unit mobil pemadam kebakaran datang, warga telah bahu membahu melakukan pemadaman rumah yang terbakar ini dengan alat seadanya. Kasus kebakaran rumah, yang mengakibatkan seorang bayi, menderita luka bakar serius ini, kini tengah ditangani aparat Polsekta Ngaliyan Semarang. (Agus Hermanto/Sup)