indosiar.com, Jakarta - Korban tewas peristiwa kerusuhan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Selasa (21/10) kemarin sore, Stanley Mukowa Rabu (22/10) siang diterbangkan ke Manado, Sulawesi Utara untuk dimakamkan. Pihak keluarga menyesalkan lemahnya penjagaan aparat keamanan dalam pelaksanaan sidang kasus pembunuhan manager Hotel Klasik tersebut. Korban terbunuh akibat tikaman pisau di perut usai terlibat saling ejek dan baku hantam dengan sesama pengunjung sidang.
Ruang jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat tadi pagi sontak menjadi ramai ketika para kerabat dekat Stanley Mukowa yang terbunuh dalam peristiwa keributan berujung baku hantam di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Selasa sore datang untuk membawa jenazah korban. Suasana haru menyelimuti ruang jenazah RSCM ketika teman dekat korban menangis dan sempat jatuh pingsan saat melihat jenazah korban keluar dari ruang otopsi.
Pihak keluarga korban sangat menyayangkan kelalaian penjagaan ruangan persidangan kasus pembunuhan manager Hotel Klasik yang mengakibatkan korban terbunuh karena luka tusukan dibagian dada. Mereka memohon agar pihak berwajib mengusut tuntas peristiwa ini. Rencananya hari ini jenazah korban akan dimakamkan di daerah asalnya di Manado. (Tim Liputan/Sup)