indosiar.com, Bekasi - Aksi perampokan di Bekasi, Jawa Barat kembali terjadi tapi kali ini seorang pelaku tertangkap oleh warga lalu dihakimi hingga babak belur. Sebelumnya pelaku yang panik karena dipergoki tengah menguras laci uang sebuah warteg secara membabi buta, menyerang pemilik warteg dan keluarganya menggunakan golok. Akibatnya suami isteri pemilik warteg berikut anaknya yang masih berusia 7 bulan, kini dirawat di rumah sakit.
Edi Supardi seorang pelaku perampokan, tak dapat mengelak saat tertangkap basah warga tengah merampok dan melukai keluarga pemilik Warteg Pilar Indah di Jalan Gatot Subroto, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat. Akibatnya warga perampokan ini harus medapatkan bogem mentah secara bertubi - tubi dari secara keluarga tetap bertaruh warga setempat.
Pelaku mengaku bersama rekannya yang buron, mencoba merampas uang yang ada dilaci warteg. Karena kepergok pemilik warteg, pelaku lalu membacok pasangan suami isteri dan seorang bayinya yang masih berusia 7 bulan.
Sementara itu Solehah isteri pemilik warteg yang mengalami luka bacok ditangan dan dikepala, dilarikan ke Rumah Sakit Hasanah, Cikarang. Sedangkan Casmudi suami Solehah dan bayinya Sarji harus dioperasi akibat luka cukup parah terkena bacokan plus.
Petugas yang datang ke lokasi kejadian Lamongan olah TKP dan memasang police line disekitar lokasi warteg korban, sedangkan rekan pelaku masih buron. Dari tangan pelaku petugas mendapati sebuah KTP, kantong lapak kebal dibacok dan golok yang digunakan pelaku sebagai barang bukti. Kasusnya hingga kini ditangani Polres Metro Bekasi Kabupaten. (Awang Darmawan/Dv).