indosiar.com, Jakarta - (Jumat, 20.01.2012) Aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah Jakarta Selatan semakin brutal. Kamis sore komplotan pencuri motor itu mencoba membongkar motor di wilayah Pasar Minggu, namun aksinya ketahuan satpam. Karena takut dikeroyok massa, komplotan itu nekad melepaskan tembakan dan mengenai satpam yang mengejarnya. Korban mengalami luka tembak pada bagian perut hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Aksi brutal kawanan pelaku curanmor ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan atau sekitar 100 meter dari gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Saksi mata menyebutkan, satu dari empat pelaku dengan santainya melepaskan tembakan kearah Angsari, salah seorang petugas keamanan sebuah perusahaan farmasi dikawasan TB Simatupang, Cilandak. Bahkan usai menembak korban, pelaku lainnya melepaskan tembakan ke udara hingga tak seorang pun warga yang berani mendekat.
Aksi nekad pelaku diduga lantaran kesal setelah sempat dibuntuti oleh korban, saat pelaku tengah membawa kabur sepeda motor yang dicuri mereka dari tempat perusahaan korban bekerja. Angsari mengalami luka tembak pada bagian perut dan oleh warga segera dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Polisi berhasil menemukan sebutir selongsong peluru milik pelaku. Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor hasil curian yang akhirnya ditinggalkan pelaku di lokasi penembakan. Hingga Kamis malam, korban masih tak sadarkan diri meski proyektil yang sempat bersarang di tubuhnya sudah berhasil dikeluarkan oleh tim medis rumah sakit.
Kepala Bidang Humas Polda Metrojaya Kombes Polisi Erikwanto mengatakan, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus pencurian yang berujung pada penembakan termasuk akan melakukan uji balistik terhadap proyektil peluru dari senjata milik komplotan itu. (Dedi Irawan/Sup)