indosiar.com, Tegal - Konser group musik Cokelat di Tegal, Jawa Tengah Minggu (28/10) malam berlangsung ricuh. Sejumlah penonton diamankan polisi karena terlibat perkelahian antara sesama penonton dan bahkan seorang penonton harus dilarikan ke rumah sakit karena terluka parah akibat terkena bacokan senjata tajam di kepala.
Pihak panitia konser sempat melarang wartawan untuk meliput dan mengusir para wartawan keluar arena konser.
Namun ditengah pertunjukkan para penonton yang tidak mau membeli tiket sebesar 10 ribu rupiah memaksa masuk. Bersamaan dengan itu mulai terjadi keributan secara seporadis di tengah - tengah lapangan. Beberapa kali terjadi perkelahian antar penonton. Dalam keributan ini salah seorang penonton harus dilarikan ke rumah sakit karena terkena bacokan senjata tajam di kepala.
Meski para petugas keamanan dari Polresta Tegal sudah melakukan pengamanan secara ketat untuk mencegah terjadinya keributan susulan, namun kericuhan yang dipicu perkelahian antar penonton terus terjadi hingga akhir pertunjukan. Sejumlah penonton yang terlibat perkelahian berhasil diamankan petugas dari tengah lapangan.
Sejumlah panitia konser dari event organizier Aitin Production Jakarta sempat mengusir wartawan cetak dan elektronik yang sedang melakukan peliputan keluar arena konser. Mereka melarang wartawan mengambil gambar dengan alasan konser ini tidak untuk dipublikasikan di media massa. Sikap panitia yang kurang simpati memicu protes dari para wartawan.
Meski terjadi kericuhan akibat perkelahian antar sesama penonton tapi penampilan group musik asal Bandung ini secara umum mampu memuaskan penggemarnya. Kikan menghinoptis ribuan penggemarnya dengan 12 tembang hitsnya antara lain Bendera, Karma dan Kupilih Dia. (Kuncoro Wijayanto/Dv)