HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Keracunan Makanan

Korban Bingung Biaya Rumah Sakit





indosiar.com, Jakarta/Cianjur
- (Jumat, 23.09.2011) 15 warga Pondok Bambu, Tanjung Priok yang menjadi korban keracunan makanan saat mengikuti aksi unjukrasa di Gedung KPK Kamis kemarin masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Puri Medika Tanjung Priok. Sedangkan 18 orang dari 24 korban warga Cianjur yang juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan nasi kotak yang dibagikan dalam aksi unjukrasa itu masih menjalani perawatan intensif di RSU Cianjur.

15 warga RW 05 Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang menjadi korban keracunan makanan hingga saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Puri Medika Tanjung Priok, Jakarta Utara. Karena kondisinya sudah membaik, 48 orang sudah dipulangkan. Mereka merupakan sebagian dari 83 korban keracunan yang mengikuti aksi demo didepan gedung KPK Jakarta Selatan.

Kondisi korban diantaranya 9 ibu rumah tangga dan 6 anak-anak kondisinya masih cukup memprihatinkan. Wajah mereka nampak lemas dan terpaksa masih diberi infusan agar tidak kekurangan cairan tubuh.

Di Cianjur, Jawa Barat sebanyak 18 korban keracunan makanan masih mendapat perawatan medis di RSU Cianjur. 6 orang korban kemarin sudah dipulangkan karena kondisinya sudah membaik. Para korban ini adalah sebagian yang tidak langsung menyantap makanan nasi kotak didepan kantor KPK saat mengikuti aksi unjukrasa. Nasi kotak yang dibagikan koordinator lapangan aksi mereka bawa pulang dan disantap di rumah masing-masing.

Terkait kasus keracunan ini, ormas Garis yang sebagian besar anggotanya menjadi korban akan membuat laporan ke polisi karena diduga ada unsur kesengajaan dalam kasus ini. (Erin Darussalam/Abdul Haris/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: