indosiar.com. Denpasar - (Kamis:09/02/2012) Gadis yang menjadi korban kekerasan geng, cewek macho performance, di Bali, mengaku masih trauma dengan aksi penganiyaan itu. Ia bahkan mengaku masih menerima ancaman. Sementara itu 5 pelaku pengeroyokan yang terekam dalam video yang diunggah di disitus youtube itu, sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Rasa trauma yang mendalam masih dirasakan KK. Gadis berusia 16 tahun yang menjadi korban pengeroyokan geng wanita di Bali ini, kini mengaku takut keluar rumah, karena kerap menerima ancaman. KK dilarang membocorkan aksi penganiayaan yang menimpanya oleh rekan rekan pelaku, yang tergabung dalam kelompok ““cewek macho performance”.
KK tidak tahu pasti alasan dirinya menjadi korban pelampiasan emosi geng “cewek macho performance “, namun ia menduga, para pelaku tersinggung karena korban mengatakan baju perkumpulan mereka seperti keset.
Sementara itu, pihak keluarga menyatakan akan memaafkan perbuatan pelaku. Namun demikian, mereka berharap pelaku tetap diberi hukuman yang setimpal.
Hingga saat ini polisi telah menetapkan 5 orang tersangka pelaku penganiayaan, sementara 2 orang lainnya masih berstatus sebagai saksi.
Peristiwa ini mencuat ketika video kekerasan yang dialami KK diunggah ke situs youtube 5 Februari lalu. Dalam video berdurasi sekitar 5 menit ini, geng cewek macho performance nampak menganiayaa KK dengan memotong bajunya hingga nyaris telanjang. Selain itu mereka juga melakukan aksi kekerasan terhadap KK. Diduga video tersebut dibuat akhir tahun lalu.(Riadis Sulhi/Her)