indosiar.com, Makassar - Salah satu adik kandung korban Nasrudin Zulkarnaen Andi Syamsudin mengisahkan, selama 2 minggu terakhir sebelum ditembak korban terus diteror hingga sempat meminta perlindungan hukum kepada pengacaranya. Pihak keluarga korban menduga penembakan terkait dengan seorang pejabat. Sementara itu prosesi pemakaman jasad korban di Makassar Senin (16/3/09) kemarin diwarnai isak tangis keluarga.
Jenazah almarhum Direktur PT. Putra Rajawali Nasrudin Zulkarnaen, kemarin dimakamkan di TPU Bontojeni Parang Tambung, Makassar, Sulawesi Selatan. Sementara itu salah seorang adik korban Andi Syamsudin mengaku telah mengantongi motif dibalik penembakan kakaknya. Menurutnya, penembakan tersebut terkait teror yang diterima kakaknya selama 2 minggu terakhir yang membuat korban sempat meminta perlindungan hukum kepada pengacaranya.
Syamsudin berharap polisi segera mengusut tuntas kasus ini. Diduga kasus ini terkait kasus korupsi yang diketahui korban dan melibatkan oknum pejabat tertentu. (Syaharudin Ridwan/Dv).