indosiar.com, Ciputat - Tewasnya mahasiswi fakultas kedokteran dan kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), bernama Mardatila Iqbal Amin, dengan cara gantung diri, di gedung asrama mahasiswi, langsung membuat geger civitas akademika kampus itu.
Kematian gadis, 20 tahun, mahasiswi semester 1 ini membuat panik pihak kampus, hingga mereka terkesan menutupi kasus ini, dan menghalangi wartawan masuk.
Pihak kampus sengaja menutup dengan kain, jalur yang dipakai untuk mengevakuasi korban menuju mobil ambulan, agar terhindar dari bidikan kamera wartawan. Gerakan tertutup bahkan berlanjut hingga saat keluarga korban datang.
Menurut mantan kepala asrama kampus, korban pertama kali diketahui tewas tergantung dengan sehelai kain, di lantai 5 gedung asrama mahasiswi, oleh salah seorang rekan korban sekitar jam 7 malam.
Belum diketahui motif mahasiswi asal Ternate, Maluku Utara ini, nekat mengakhiri hidup. Namun sebelum ditemukan tewas, korban sempat membeli voucher handphone dan terlihat menghubungi seseorang. Bahkan, saat ditemukan tewas, di telinga korban masih menempel headset handphonenya.
Guna penyelidikan polisi, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Dan kasusnya kini dalam penyelidikan aparat Polsek Metro Ciputat, Jakarta Selatan.
Pada Rabu dini hari tadi, jenasah korban diambil keluarga di Rumah Sakit Fatmawati, untuk langsung dimakamkan di kampung halamannya, di Ternate, Ambon.(Tim Liputan/Ijs)