indosiar.com, Bitung - Bermaksud melerai perkelahian antara kelompok pemuda, seorang tukang ojek di Bitung, Sulawesi Utara justru akhirnya menemui ajal setelah terkenatikaman senjata tajam. Dua tusukan menembus dada hingga melukai jantung, yang dilakukan 2 pemuda terhadap korban membuat korban langsung tersungkur. Polisi kini masih mengejar 2 pelaku yang telah diketahui identitasnya tersebut.
Sheni istri korban tak mampu menahan tangis, setelah mendapati suaminya terbujur kaku tak bernyawa diruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Bitung, Sulawesi Utara. Meski sempat berusaha diselamatkan dengannya dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa korban Yustin Maena yang kesehariannya dikenal sebagai tukang ojek tak terselamatkan.
Ia tewas akibat 2 tusukan benda tajam menembus dadanya hingga melukai jantung. Bapak satu anak warga Kelurahan Kaodo Odan, Bitung ini meregang nyawa didepan rumah dinas Walikota Bitung. Saat berusaha melerai perkelahian antar 2 kelompok pemuda Minggu (29/3/09) dinihari kemarin.
Namun naas, Iyat Mulia korban justru berbalik menjadi petaka. Korban malah menjadi sasaran penikaman 2 orang pemuda yang terlibat dalam perkelahian, yang langsung kabur setelah melihat korban rubuh bersimbah darah dilokasi.
Hingga kini aparat kepolisian masih mengejar 2 pelaku penikaman, yang telah diketahui identitasnya. Sementara itu usai menjalani otopsi, jenazah korban dibawa pulang pihak keluarga untuk dimakamkan. (Alamsyah Johan/Dv).