indosiar.com, Pasuruan - Adi Saputro seorang bocah berumur 7 tahun di Pasuruan, Jawa Timur dipasung gara - gara hiperaktif. Adi memang memiliki tingkah laku lain dari anak - anak seusianya, ia sering merusak barang - barang di dalam rumah bahkan milik tetangganya. Untuk menghentikan aktivitas Adi yang berlebihan tersebut keluarganya memilih mengikat kaki Adi dengan tali. Kini Adi dirawat di rumah sakit.
Sungguh malang nasib Adi Saputro bocah umur 7 tahun warga Desa Nguling Pasuruan. Adi tidak bisa bermain bersama teman seusianya karena kaki kirinya diikat seutas tali. Keluarganya memasung Adi sejak 3 tahun lalu karena dinilai terlalu aktif (hiperaktif).
Adi kecil seringkali mengambil barang lalu membuangnya. Adi juga sering merepotkan keluarganya karena merusak barang milik tetangganya. Berbagai usaha telah dilakukan oleh keluarganya mulai menitipkan ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan rehabilitasi hingga ke orang pintar, namun semuanya tidak berhasil.
Beberapa hari lalu Adi Saputro dirujuk ke Rumah Sakit Bangil Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan. Selama di rumah sakit Adi Saputro ditemani bibinya yang selama ini merawatnya. Namun tidak beda jauh selama ia berada di rumah. Setiap kegiatan bocah ini harus selalu diawasi dan kakinya tetap diikat tali.
Hal ini dilakukan agar bocah malang ini tidak terlalu banyak bergerak dan mengganggu pasien lain. Pihak rumah sakit masih melakukan pemeriksaan, namun diduga bocah ini mengalami penyakit epilepsi dan hiperaktif. Semua biaya perawatan Adi Saputro akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah Pasuruan. (Tim Liputan/Dv).