HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI

Mengaku Polisi, Rampok Pengusaha



indosiar.com, Tangerang - Empat pria yang mengaku sebagai anggota kepolisian Polda Metro Jaya bersenjata api melakukan aksi perampokan dan penculikan terhadap seorang pengusaha shoowroom mobil di perumahan Pinang Griya, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Korban kemudian dibuang ke daerah Tebet, Jakarta Selatan.

Muhammad Ridwan Lutfi, seorang pengusaha shoowroom mobil bersama istri dan 4 pegawainya Kamis (23/07/09) kemarin, mendatangi Polres Metro Tangerang untuk melaporkan peristiwa perampokan dan penculikan yang dilakukan 4 pria bersenjata api yang mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya.

Peristiwa ini terjadi saat korban bersama keempat pegawainya tengah melakukan meeting di rumahnya. Tiba-tiba 4 pria bersenjata api yang mengaku dari Direskrimum Polda Metro Jaya langsung menodongkan senjata api dan memborgol korban bersama keempat pegawainya dengan tuduhan melakukan tindakan penipuan.

Setelah membuat para korban tak berkutik, para pelaku kemudian mengacak-acak isi rumah korban dan menggasak sejumlah harta benda milik korban yaitu berupa laptop, handycam, handphone dan sejumlah surat berharga.

Belum puas, para pelaku kemudian menculik korban bersama keempat pegawainya dalam kondisi tangan terborgol. Di tengah perjalanan, para pelaku yang mengaku dari Polda kemudian memaksa korban menyerahkan uang 200 juta rupiah untuk menyelesaikan kasus penipuan yang dituduhkan kepada korban. Namun permintaan itu ditolak lantaran korban mengaku tak bersalah.

Dibawah todongan senjata api, korban akhirnya menyerahkan isi ATM nya sebesar 15 juta rupiah. Para pelaku kemudian membuang korban dikawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Pihak Kepolisian Metro Tangerang membantah jika para pelaku merupakan anggota polisi, karena senjata api yang digunakan bukan standar milik Polri. Hingga kini para pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian. (Mas'ud Ibnu Syamsuri/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
24-Jul-2009 17:10:34 WIB by diana kay
semoga saja police cepat tangkap para kriminal tersebut. hukum seberat2nya pak. itu penyakit yang sangat menakut kan. hukum dan jangan pernah di keluarkan dari penjara. pencemar nama baik police aja. dasar brandal....

 

Nama:
Email:
Security Code: