indosiar.com, Jember - Seorang tahanan yang terbelit kasus pidana terpaksa melakukan prosesi pernikahan dengan pasangannya di Mapolres. Meski dikawal ketat sejumlah anggota polisi, namun prosesi akad nikah tetap berlangsung hikmat. Mempelai wanita dan sejumlah keluarga bahkan menangis terharu.
Hidup dibalik jeruji besi tampaknya tidak menghalangi niat Habbi Bulloh (25) warga Jalan Karimata Jember untuk melangsungkan pernikahannya dengan wanita pujaan hati. Dikawal ketat sejumlah anggota polisi dan keluarganya Rabu (7/5/08) kemarin Habbi Bulloh dengan mantap mengucapkan janji suci menikahi Sumiati (17) kekasihnya.
Sudah hampir satu bulan lamanya Habbi Bulloh mendekam di Mapolres Jember karena dilaporkan melarikan gadis yang tidak lain adalah Sumiati. Namun karena sudah terlanjur cinta Sumiati justru mengancam akan bunuh diri jika tidak dijodohkan dengan pria idamannya yang kini sedang dalam masa tahanan. Dengan alasan kemanusiaan kedua pasangan yang sedang dimabuk asmara ini akhirnya dinikahkan meski dilokasi yang tidak lazim dan dibawa penjagaan ketat aparat polisi.
Kedua pasangan ini secara resmi menikah dengan emas kawin, seperangkat alat sholat dan uang sebesar 50 ribu rupiah. Meski cukup sederhana, namun prosesi akad nikah berlangsung penuh haru dipimpin petugas dari Departemen Agama Jember. (Tim Liputan/Dv).