indosiar.com, - Diduga karena tak tahan diperintah atasan nakhoda dan ahli mesin Kapal Jin Man Chermng berkebangsaan Taiwan dibuang ke laut oleh para Anak Buah Kapal (ABK). Mereka dendam karena kerap mendapat perlakuan kasar selama berlayar. Sementara Kapal Jin Man Chermng milik warga negara Taiwan menjadi barang bukti pembajakan di perairan Indonesia.
Dua tersangka pembajakan yang merupakan Anak Buah Kapal Jin Man Chermng ini Rabu (07/01/09) kemarin, tiba di Markas TNI Angkatan Laut di Pondok Dayung, Jakarta Utara. Mereka ditangkap Satuan Patroli KRI Teuku Umar di sekitar perairan Bengkulu.
Kapal penangkap ikan ini dibajak oleh 5 Anak Buah Kapal (ABK) nya sendiri akibat tidak tahan dengan tekanan dan siksaan nakhoda dan ahli mesin kapal yang berkebangsaan Taiwan. Kedua pimpinan kapal diceburkan ke laut disekitar perairan Pulau Crismas, Australia.
Pembebasan kapal dari para perompak ini terungkap bermula dari laporan radio TNI Angkatan Laut yang mengetahui posisi Kapal Jin Man Chermng di perairan Selat Sunda yang langsung memerintahkan kapal patroli KRI Teuku Umar melakukan pengejaran.
Hingga kini 5 tersangka yang diduga pelaku pembajakan masih diperiksa pihak penyidik TNI Angkatan Laut di dua tempat terpisah. Sedangkan kapal Jin Man Chermng dijadikan barang bukti. TNI Angkatan Laut juga meminta imigrasi Tanjung Priok juga melakukan pemeriksaan paspor para tersangka guna menemukan agen kapal Jin Man Chermng di Taiwan. (Abdul Haris/Sup)