indosiar.com, Serdang Begadai - Penyalahgunaan senjata api oleh polisi kembali terjadi, tidak tanggung - tanggung seorang oknum polisi di Serdang Begadai, Sumatera Utara menembak kepala seorang perawat sebuah Puskesmas yang dicurigai terlibat affair dan selingkuh dengan isterinya. Korban langsung tewas ditempat sementara pelaku kemudian menyerahkan diri ke Propam Polda Sumatera Utara.
Usai terbunuh ditempat kerjanya di Puskesmas Perbaungan, Dili Serdang, Sumatera Utara jenazah Suhannudin Munawar, langsung dibawa ke Rumah Sakit Pirngadi Medan untuk diotopsi kemudian langsung dibawa ambulance menuju rumah duka di Serdang Begadai.
Ditempat kejadian serpihan darah masih tampak di Puskesmas Perbaungan. Seorang saksi mata mengatakan saat kejadian tersangka datang ke Puskesmas dengan emosional. Setelah sempat bertengkar pelaku langsung melepaskan tembakan ke arah korban.
Sementara tersangka Brigadir Kepala Toni Pasaribu, Senin (10/11/08) pagi langsung menyerahkan diri ke Propam Polda Sumatera Utara dan menjalani pemeriksaan. Mengenakan baju sipil anggota kepolisian yang bertugas di Polsekta Medan Baru ini terlihat lesu ketika dicecar sejumlah pertanyaan petugas.
Kabit Humas Polda Sumatera Utara Kombes Polisi Baharudin Djafar mengungkapkan, kasus pembunuhan yang dilakukan oknum petugas terhadap warga sipil ini berawal dari kecurigaan tersangka bahwa isterinya Martha Sianturi berselingkuh dengan korban yang merupakan rekan seprofesinya sesama perawat di Puskesmas Perbaungan.
Awalnya tersangka hanya berusaha menakut - nakuti korban dengan senjata miliknya, namun mendadak pelatuk senjatanya tertarik sehingga senjatanya meledak dan peluru menembus kepala bagian kanan korban hingga korban tewas seketika.
Polda Sumatera Utara akan mengevaluasi penggunaan senjata api terhadap seluruh anggotanya agar peristiwa ini tidak terulang. (Edi Iriawan/Dv).