HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
PATROLI

Disambut Kelegaan Keluarga Korban

Oknum TNI Pembunuh Divonis Hukuman Mati



 

indosiar.com, Bandung - (Kamis, 25/4/2013) Seorang oknum TNI Angkatan Darat, akhirnya divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Militer, Bandung, Jawa Barat. Ia terjerat kasus pembunuhan sadis dengan korban kekasihnya sendiri, Sinta Mustika dan Ibu Sinta, Popon yang terjadi di Garut, Jawa Barat 11 Februari 2013 lalu. Vonis hakim disambut gembira keluarga korban.

Vonis hukuman mati terhadap Mart Azzanul Ikhwan, seorang oknum anggota TNI Angkatan Darat di Majelis Hakim Pengadilan Militer, Bandung disambut histeria keluarga korban.

Isak tangis keluarga korban terus terdengar, raut wajah kelegaan juga tersirat di wajah keluarga. Dalam sidang yang dipimpin Letkol TNI CHK Sugeng Sutrisno pada hari Rabu itu juga memecat terdakwa sebagai anggota TNI.

Terdakwa sendiri terlihat lemas begitu mendengar vonis hukuman mati tersebut. Atas vonis hukuman mati ini, terdakwa menyatakan pikir - pikir. Kasus pembunuhannya sendiri terjadi di Garut, 11 Februari 2013. Dipicu kemarahan terdakwa saat kekasihnya, Sinta mustika menuntut segera dinikahi karena sudah hamil delapan bulan.

Terdakwa membunuh pacarnya, Sinta Mustika yang tengah mengandung tersebut serta ibu korban bernama Popon. Anggota TNI Angkatan Darat berpangkat prajurit dua dari kesatuan Yonif 303, Kostrad Cibuluh, Garut itu menghabisi para korban menggunakan sangkur komando yang ditikamkan berulang kali.

Atas vonis hukuman mati ini, keluarga korban mengaku puas. Keluarga korban langsung pulang begitu sidang usai. Walau masih dliputi kesedihan, tapi lega karena keinginan mereka terdakwa dihukum mati tercapai. Dalam sidang tuntutan sebelumnya, terdakwa hanya dituntut hukuman 20 tahun kurungan penjara.(Cecep Hendar/Sup)

 

Bookmark and Share