indosiar.com, Bandung - Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik tekstil PT Juantex di kampung Cilampeni, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sumber api diduga berasal dari gudang penyimpanan tiner pabrik kemarin. Kebakaran ini juga diwarnai ledakan keras akibat benda-benda yang mengandung bahan kimia. Hal ini membuat petugas pemadam kebakaran sulit menjinakkan kobaran api. Diperkirakan kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Kepulan asap tebal hitam ini berasal dari kobaran api di salah satu gudang pabrik tekstil, PT Juantex, di Kampung Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.
Di dalam gudang tersebut, tersimpan mesin produksi tekstil, dan ratusan kaleng tinner serta bahan kimia lain, sehingga membuat ledakan cukup keras, yang membuat kobaran api dengan cepat melalap habis bangunan pabrik tekstil tersebut.
Menurut keterangan sejumlah saksi, kebakaran ini terjadi, secara tiba-tiba. Diawali oleh ledakan cukup keras dari dalam gudang. Sumber api diduga berasal, dari salah satu mesin produksi, yang tidak dimatikan oleh seorang karyawan, setelah selesai beroperasi mencetak bahan kain tekstil.
Keterbatasan debit air, membuat petugas juga kesulitan memadamkan api dengan cepat. Debit air sungai Citarum, yang dekat dengan lokasi kebakaran, sudah mulai menyusut akibat musim kemarau. Petugas pun, melalui mobil pemadam kebakaran, harus bergiliran menyedot air dari sungai Citarum.
Selain menghanguskan bangunan pabrik, kebakaran ini juga meludeskan, ribuan kilogram kain tekstil yang sudah jadi. Diperkirakan kerugian akibat kebakaran ini, mencapai milyaran rupiah. Hampir empat jam lamanya, petugas pemadam kebaran baru bisa menjinakkan api. Hingga kini aparat kepolisian Resor Bandung, masih menyelidiki penyebab kebakaran. (Mohamad Abas/Sup)