indosiar.com, Bogor - Isteri seorang pejabat kantor Imigrasi, Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/09) kemarin, tewas ditangan seorang pemulung yang kedapatan tengah mencuri DVD player di rumahnya di Jalan Dalurung Indra Pastra. Ironisnya pelaku baru berusia 13 tahun dan kerap diminta membantu merawat kebon dirumah korban.
Tangis keluarga korban perampokan yang menewaskan Bia Astuti Chaniago, isteri Kepala Sub Seksi Pengolahan Data, Kantor Imigrasi, Bogor, Jawa Barat, pecah saat jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Azra Kota Bogor. Korban tewas akibat tusukan di dada dan lambung yang dilakukan perampok Senin siang.
Perampokan terjadi dirumah korban di Jalan Dalurung Indra Pastra. Saat itu pelaku yang masuk rumah langsung memukul kepala Salinyem, pembantu korban yang tengah memasak. Tidak cukup, pelaku juga langsung menusuk perutnya. Korban yang tengah mandi, langsung keluar begitu mendengar keributan.
Naas, pelaku yang terkejut dan panik melihat keberadaan korban, langsung menusuk dada dan lambung korban secara membabi buta hingga korban tersungkur dan tewas. Sementara itu pelaku ternyata adalah seorang pemulung berusia 13 tahun, yang selama 3 bulan terakhir juga diminta mengurus kebun korban.
Pelaku yang langsung diamankan di Mapolsek Bogor Utara mengaku, nekat melakukan pembunuhan hanya karena menginginkan sepeda bekas milik korban. Tersangka dikenakan Pasal 340 tentang pembunuhan yang direncanakan dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun hingga seumur hidup.
Sementara kondisi Salinyem pembantu korban, kini kritis dan dirawat di rumah sakit akibat 2 luka tusukan. (Iwan Kurniawan/Dv)