indosiar.com, Surabaya - Di Surabaya, Jawa Timur, polisi meringkus seorang pria mantan tukang cukur yang sejak tahun 1997 beralih profesi membuka prakek suntik silicon ilegal. Tersangka mengaku telah melayani permintaan suntik sekitar 200 yang ingin mengubah bentuk bagian tubuh termasuk wajah dan organ intim mereka. Meski belum jatuh korban, namun polisi bertekad memburu para pelaku suntik silicon ilegal karena berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian.
Yulian alias Durianto, warga Jombang ditangkap Reskrim Polwiltabes Surabaya karena membuka praktek suntik silicon ilegal di jalan Dukuh Kupang, Gang Lebar, Surabaya, Jawa Timur.
Pria 41 tahun, ayah 2 orang anak yang awalnya bekerja sebagai tukang cukur rumbut ini terbilang nekad. Karena dia hanya lulusan SD.
Tersangka mengaku belajar menyuntik silicon dari temannya yang terlebih dulu berprofesi sebagai ahli suntik silicon dan membuka praktek tahun 1997.
Pasiennya yang kini lebih dari 200 orang, kebanyakan adalah orang yang ingin membesarkan organ seks pria, menyempitkan organ seks wanita atau membentuk tubuh atau raut wajah.
Polisi mengamankan barang bukti beberapa botol silicon cair, obat kulit, suntikan dan foto foto pasien hasil garapannya.
Polisi akan terus memburu pelaku suntik silicon lainnya memgingat suntik silicon ilegal berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.(Dedi Wahyudi/Her)