indosiar.com, Bekasi - Seorang pemuda di Sukatani, Kabupaten Bekasi tewas mengenaskan akibat ditikam senjata tajam. Kuat dugaan korban yang kebetulan lewat dikawasan itu menjadi korban salah sasaran segerompolan pemuda yang terlibat bentrok dengan pemuda lainnya.
Isak tangis dan haru menyelimuti keluarga besar Heriyanto, warga Kampung Gardu, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Korban tewas dengan luka di dada hingga perut akibat tebasan senjata tajam oleh kawanan pemuda mabuk disebuah lapangan terbuka. Ayah dan ibu korban menangis histeris dan tak sadarkan diri tatkala melihat anak keduanya tewas dengan kondisi yang mengenaskan.
Menurut keterangan teman korban saat itu korban bersama ketiga rekannya melewati lapangan bola daerah Sukatani. Tiba - tiba mereka dicegat lima preman yang mabuk dan minta uang dengan paksa, bentrok pun terjadi dan Heriyanto tewas terkena senjata tajam dengan usus terburai. Peristiwa tewasnya Heriyanto membuat geram ratusan warga dan spontan mereka menghancurkan rumah yang sekaligus warung milik Uda yang menjual pasokan minuman keras kepada para pemuda pelaku pengeroyokan.
Sementara itu kurang dari 6 jam petugas Polsek Sukatani yang menangani kasus ini berhasil membekuk 4 dari 5 pelaku pembunuhan. Mereka mengaku tidak mengenali korban karena pada saat pembantaian mereka sedang mabuk berat.
Kapolsek Sukatani AKP Widianto mengatakan, para pelaku dibekuk berdasarkan laporan warga di daerah Marunda Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi. Empat orang dibekuk dan seorang lagi bernama Tian masih dalam pengejaran petugas. (Awang Darmawan/Dv).