HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Pelaku Mengaku Disuruh, Diimingi RP 1 Juta 2 Anak

Penculikan 2 Balita Oleh Pembantu



indosiar.com, Bekasi - Kasus pembantu rumah tangga yang menculik dua balita anak majikannya sendiri di Bekasi, Jawa Barat, kini mendekam di tahanan Polres Metro Bekasi. Pelaku yang dibekuk petugas di Stasiun Tawang Semarang, 8 jam setelah penculikan, mengaku, disuruh pacarnya menculik kedua bocah, dengan iming-iming uang satu juta rupiah. Polisi menduga pelaku dan pacarnya yang kini buron, adalah bagian dari sindikat penculikan anak ke luar negeri.

Setelah 8 jam drama penculikan berlangsung Wijiastuti alias Dwi Susanti, 20 tahun, seorang pembantu rumah tangga yang baru seminggu bekerja di rumah pasangan Khaerul Anwar dan Dahlia, di perumahan Bintang Metropole Perwira Bekasi, Jawa Barat akhirnya dibekuk petugas Polres Metro Bekasi.

Dalam pengakuannya, pelaku nekad menculik dua anak majikannya, lantaran disuruh pacarnya Riyan, warga Semarang, Jawa Tengah dengan iming-iming uang 1 juta rupiah, untuk kedua bocah Muhammad Ammar dan Nayla.

Polisi menduga, aksi pelaku dan pacarnya Riyan adalah bagian dari sindikat penjualan anak ke luar negeri. Sebab aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya. Kini pembantu penculik dua anak majikannya ini harus mendekam di tahanan Polres Metro Bekasi. Sedangkan pacarnya Riyan, kini masih dalam pengejaran petugas. Polisi menghimbau para orangtua untuk selalu berhati-hati dalam mempekerjakan orang untuk menjadi pembantu rumah tangga. (Awang Darmawan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: