indosiar.com, Jakarta - Seorang warga Cakung, Jakarta Timur, Senin (27/11/06) kemarin, menjadi korban peluru nyasar. Peristiwa tersebut terjadi bersamaan dengan aksi tembak menembak yang dilakukan aparat kepolisian dengan para perampok yang baru saja melakukan aksinya. Beruntung peluru tersebut hanya mengenai paha kanannya.
Abdul Rojak (31) warga kawasan Balai Rakyat, Cakung, Jakarta Timur hanya bisa menahan rasa sakit sambil menjawab pertanyaan aparat. Sebutir peluru menembus paha kanannya. Menurut korban, dirinya tidak mengetahui latar belakang dibalik penembakan yang dilakukan oleh oknum misterius ini, karena saat naik motor ia tidak membawa barang berlebihan kecuali handphone dan uang di dompetnya.
Ceceran darah di fly over Pondok Bambu menjadi saksi bisu peristiwa penembakan terhadap Abdul Rojak. Namun demikian berdasarkan keterangan aparat, beberapa saat sebelum Abdul Rojak ditembak, petugas Buser Polsek Duren Sawit yang tengah melintas dikawasan Buaran, Jakarta Timur sempat beradu tembakan dengan beberapa orang yang diyakini tengah melakukan aksi perampokan.
Salah satu motor yang dikendarai perampok misterius ini diyakini melarikan diri ke arah fly over Pondok Bambu kemudian merampas motor Abdul Rojak dan digunakan untuk melarikan diri. Petugas juga menambahkan tersangka melarikan diri dalam keadaan terluka karena peluru aparat berhasil mengenai dadanya.
Dari TKP penembakan Abdul Rojak, petugas menemukan proyektil peluru yang menembus paha kanan korban. Sementara itu sepeda motor milik tersangka yang ditinggalkan di TKP penembakan kini diamankan di Mapolsek Duren Sawit. Aksi nekad perampok bersenjata ini kini tengah diselidiki aparat. (Gusti Eka Sucahya/Sup)