HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Ditemukan Kuburan Bayi di Belakang Rumah

Penggerebekan Rumah Dukun Aborsi



indosiar.com, Bandar Lampung -  Rumah seorang wanita paro baya yang menjadi tersangka dukun aborsi bayi di Bandar Lampung Senin (08/12/08) kemarin, digerebek polisi. Selain menemukan sejumlah kain penuh bercak darah di kamar, polisi juga menemukan beberapa bungkus jamu kewanitaan yang berpotensi mengugurkan janin. Sementara di belakang rumah sang dukun, polisi menemukan sebuah kuburan mayat bayi yang diduga hasil aborsi.

Rumah milik Rosnah, wanita tersangka dukun aborsi di Jalan Pulau Singkep Gang Sabili, Bandar Lampung ini kemarin digerebek polisi. Di rumah wanita berusia 50 tahun ini, polisi menemukan sejumlah kain penuh bercak darah dari kamar tidur dan 5 bungkus bekas ramuan jamu kewanitaan untuk mengugurkan janin bayi.

Yang lebih mengejutkan polisi, polisi berhasil menemukan sebuah kuburan bayi di belakang rumah tersangka yang diduga kuat bayi hasil dari aborsi. Kendati sempat berbelit-belit, tersangka akhirnya mengaku selama ini bekerja sebagai spesialis dukun aborsi. Modusnya dengan cara mengurut perut ibu bayi dan memberikan ramuan jamu, hingga janin bayi berhasil keluar. Dalam sebulan terakhir, tersangka mengaku sukses melakukan dua kali aborsi dengan imbalan 2 juta rupiah untuk setiap janin bayi.

Aksi aborsi ini terbongkar setelah Fitri, seorang mahasiswi sebuah universitas swasta di Bandar Lampung meminta ijin kepada Ketua RT dan warga untuk menguburkan mayat bayi yang dikandungnya. Karena tidak bisa menunjukkan identitas dan asal usul mayat bayi, warga melaporkannya ke polisi.

Polisi baru menetapkan dua tersangka yakni Rosnah dan Fitri dalam kasus aborsi ini. Kasus ini ditangani kepolisian Polsek Sukarame Bandar Lampung. Rencananya polisi akan membongkar kuburan di belakang rumah tersangka Rosnah Selasa (09/12) siang. (Fauzi Heri/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: