indosiar.com, Bekasi - Petugas dari Polres Metro Bekasi Kabupaten tengah melakukan olah TKP atas kasus perampokan yang menimpa seorang pengusaha biro jasa di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi. Aksi perampokan uang sebesar 105 juta rupiah itu, tergolong nekad, karena dilakukan di siang hari, saat kondisi sekitarnya pun ramai.
Menurut korban yakni Tatang, ia baru saja mengambil uang disebuah bank swasta, untuk mengurus surat-surat kendaraan di Samsat Kabupaten Bekasi. Namun sebelum menuju ke Samsat, korban terlebih dahulu menuju kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi. Baru saja memarkirkan sepeda motornya, tiba-tiba dua orang pengendara sepeda motor menghampiri Tatang, dan menarik tas hitam yang dibawanya.
Aksi tarik menarik pun terjadi, hingga akhirnya tas terlepas dari tangan korban, setelah kawanan perampok mengeluarkan senjata tajam. Ironisnya, peristiwa perampokan yang terjadi di siang bolong itu, banyak dilihat warga yang juga akan mengurus surat-surat kendaraan. Namun sayang, tak satupun warga yang membantu.
Dalam olah TKP, petugas juga meminta keterangan dari sejumlah warga yang melihat peristiwa tersebut. Kasusnya kini ditangani petugas Polres Metro Bekasi Kabupaten. (Awang Darmawan,Sup)